kata sambutan


counters

Tuesday, December 4, 2018

L-e-l-a-h

Bolehkah aku lelah?

Lelah dengan skema yang monoton
Bangkit, jatuh, bangkit, dan jatuh kembali
Di lubang yang sama berkali-kali

Lelah dengan cibiran makhluk bumi
Yang tak pernah kuraih keridhoannya
Mengoyaknya hingga mencuat kembali yang telah terkubur

Lelah dengan sebuah pengharapan
Yang tak pernah diketahui kejelasannya
Apakah fatamorgana atau nyata?

Lelah dengan rasa yang berkecamuk
Berperang melawan akal dan nurani
Mengobrak abrik kehidupanku

Haruskah aku memilih?

Tapi manusia tak pantas memilih
Memilih hanya untuk yg dipilihkan-Nya
Tapi seringkali kita memaksa untuk memilih
Mengambil dalih dengan meminta kepada-Nya

Tanpa tahu apakah itu baik atau tidak
Lalu menyesal ketika mendapatkannya
Tapi mengeluh ketika Tuhan melindunginya dari penyesalan
Lalu pantaskah kau menyalahkan sang sutradara kehidupan?

_____________

Bisikku di suatu malam kepada diriku sendiri yang sedang meminta nasihat melalui pantulan 'cermin'...

Sunday, October 7, 2018

Perbankan Syariah

Hukum Perbankan
" Bank Syariah "
Nama : Anisa Nurul Qoumy
NIM : 1640050153


Lembaga perbankan merupakan inti dari system keuangan dari setiap negara. Bank adalah Lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi orang perorangan, badan-badan usaha swasta maupun badan-badan usaha milik negara bahkan Lembaga-Lembaga pemerintahan menyimpan dana-dana yang dimilikinnya. Bank melayani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan mekanisme system pembayaran bagi semua sektor perekonomian.

Pengertian perbankan tertera pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yang menyatakan pada Pasal 1 angka 1 yaitu merupakan segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahannya.

DEFINISI BANK DAN PERBANKAN SYARIAH

Bank adalah Lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara keuangan dari dua pihak, yaitu pihak yang kelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana.
Syariah dalam versi bank Syariah di Indonesia adalah aturan perjanjian berdasarkan yang dilakukan oleh pihak bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan/atau pembiayaan kegiatan usaha dan kegiatan lainnya sesuai dengan hokum islam.
Bank Syariah adalah Lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara bagi pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana untuk kegiatan usaha dan kegiatan lainnya sesuai dengan hukum islam. Merupakan suatu system perbankan yang dalam pelaksanaan operasionalnya tidak menggunakan system bunga (riba), spekulasi (maysir) dan ketidakpastian atau ketidakjelasan (gharar).

Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah menjelaskan bahwa yang dimaksud bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiaatan usahannya berdasarkan prinsip Syariah dan menurut jenisnya terdiri atas bank umum Syariah dan bank pembiayaan rakyat Syariah.

Prinsip Syariah menurut ketentuan pasal 1 angka 12 UU No. 21 Tahun 2008 adalah prinsip hokum islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang Syariah.

Perbankan Syariah menurut ketentuan pasal 1 angka 1 UU  No. 21 Tahun 2008 adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank Syariah dan unit usaha Syariah yang mencakup kelembagaan, kegiatan usaha serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahannya.


DASAR HUKUM PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

( QS Al-Baqarah ; 275 ) ayat yang melarang transaksi riba
( QS An-Nisa : 29 ) ayat yang melarang memakan harta orang lain secara batil
serta hadis-hadis rasulullah yang senada dengan hal tersebut.
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah

Prinsip perbankan Syariah merupakan bagian dari ajaran islam yang berkaitan dengan ekonomi. Salah satu prinsip dalam ekonomi islam adalah larangan riba dalam berbagai bentuk dan menggunakan system berupa prinsip bagi hasil

ASAS, FUNGSI DAN TUJUAN PERBANKAN SYARIAH 

Pasal 2 UU No. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah menegaskan asas perbankan Syariah 

"Perbankan Syariah dalam melakukan kegiatan usahannya berdasarkan prinsip Syariah, demokrasi dan prinsip kehati-hatian"

Jelas bahwa perbankan Syariah dalam melaksanakan kegiatan usaha diwajibkan berasaskan dan mengimplementasikan prinsip Syariah.

Pasal 3 UU No. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah memaparkan tujuan perbankan syariah

"Perbankan Syariah bertujuan menjunjung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan keadilan, kebersamaan dan pemerataan kesejahteraan rakyat"

"Dalam mencapai tujuan menjunjung pelaksanaan pembangunan nasional, perbankan Syariah tetap berpengang pada prinsip Syariah secara menyeluruh (kaffah) dan konsisten (istikamah)


Pasal 4 ayat (1) UU No. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah memaparkan fungsi perbankan syariah

"Bank Syariah dan UUS wajib menjalankan fungsi menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat"

berbeda dengan fungsi bank konvensional selaku pelaku bisnis yang mengejar keuntungan dan tidak mempunyai fungsi social maka bank Syariah dan UUS memiliki dwifungsi di masyarakat. Walaupun berkewajiban menjalankan fungsi menghimpun dana dan menyalurkan dana kepada masyarakat namun bank Syariah dan UUS masih mempunyai fungsi lain yaitu fungsi social.

SEJARAH PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA
Pada awal berdirinnya NKRI perbankan Indonesia berpegang pada system konvensional atau system bunga bank. Pada tahun 1983 dikeluarkan paket kebijakan berkaitan dengan pemberian keleluasaan penentuan tingkat suku bunga termasuk bunga nol persen. Hal tersebut berlangsung paling tidak hingga dikeluarkannya kebijakan Oktober 1988 ( Pakto 88 ) sebagai kebijakan deregulasi di bidang perbankan yang memperkenankan berdirinnya bank-bank baru.

Secara kelembagaan bank Syariah yang pertama kali berdiri di Indonesia adalah PT Bank Muamalat Indonesia baru menyusul bank-bank lain yang membuka jendela Syariah dalam menjalankan kegiatan usahannya.

Secara yuridis di tataran undang-undang dimulai pada tahun 1992 dengan di undangkannya UU No. 7 Tahun 1992 tentang perbankaan yang memuat ketentuan secara eksplisit memperbolehkan pengelolaan bank berdasarkan prinsip bagi hasil. Dipertegas dalam Peraturan Pemerintah No. 72 tahun 1992 tentang Bank. Kemudian dipertegas lagi dalam UU No. 10 Tahun 1998 yang merupakan amandemen dari UU No 7 Tahun 1992, yang secara tegas membedakan antara bank konvensional dan bank Syariah, baik itu bank umum maupun bank pengkreditan rakyat. Adannya UU ini juga sekaligus menghapus pasal 6 PP No. 72 Tahun 1992 yang melarang adannya dual bankin system. Barulah disusul keluarnya UU No. 23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 3 Tahun 2004 yang memberikan kewenangan kepada Bank Indonesia untuk dapat menjalankan tugasnya berdasarkan prinsip Syariah.

Pada tahun 2008 pemerintah Indonesia pun mengundangkan UU No. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah 

JENIS DAN KEGIATAN USAHA BANK SYARIAH

Bank Syariah terdiri atas bank umum Syariah dan bank pembiayaan rakyat Syariah. Perbedaan pokok di antara keduannya adalah bahwa bank pembiayaan rakyat Syariah dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran sementara bank umum Syariah adalah bank Syariah yang kegiatan usahannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran seperti yang telah dijelaskan dalam pasal 5 ayat (2) UU No. 10 Tahun 1998 . Sehingga Bank Pembiayaan Rakyat Syariah tidak diperkenankan menerbitkan rekening giro, ikut dalam kegiatan kliring dan inkaso, penerbitan surat sanggup dan jasa di bidang lalu lintas pembayaran.

LARANGAN-LARANGAN BAGI BANK SYARIAH

Pasal 24 UU Perbankan Syariah menguraikan larangan yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Pasal  25 UU Perbankan Syariah menguraikan larangan yang tidak boleh dilakukan BPRS.
Sebagai Lembaga keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat perbankan Syariah juga harus mencegah TPPU sehingga memperhatikan UU No. 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang 
Selain mematuhi larangan yang termaktub dalam UU Perbankan Syariah, Perbankan Syariah juga terikat untuk mematuhi larangan yang termaktub dalam UU lainnya, seperti UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha tidak sehat.






Sunday, September 2, 2018

Makhluk sosial

Pada dasarnya, Allah menciptakan segala sesuatu secara seimbang dan memiliki fungsi yang saling berkesinambungan.

Siapakah makhluk sosial itu?
Nabi Adam 'alaihissalam beserta turunannya, manusia.

Sejenis, tapi tak sama.
Manusia tercipta dengan berbagai macam karakter. Tapi, pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial.

Allah mengistimewakan makhluk yang satu ini untuk menjadi khalifah/pemimpin yang mengelola isi bumi yang Allah titipkan.

Dengan menggunakan akal, manusia menciptakan inovasi.
Dengan menggunakan hati, manusia saling berinteraksi.

Tentunya, dengan hati dan akal manusia dapat menjadi manusia yg seutuhnya.

Beda halnya dengan binatang yg hanya diberikan akal dan naluri untuk memenuhi nafsunya agar dapat bertahan hidup.
Pun dengan tanaman yang hanya pasrah menanti datangnya rezeki untuk bertahan hidup.

Dengan akal dan hati, manusia menjadi berbagai macam rupa.
Dengan perbedaan, manusia saling terikat dan membutuhkan.
Dengan kelemahan dan kelebihan yang berbeda, manusia dapat saling membutuhkan.
Dengan keterbatasan, manusia membutuhkan sang maha kuasa.

Monday, July 23, 2018

Indah pada waktu-Nya

Semua orang pasti pernah merasakan kegagalan dan ketakutan. Tapi mengapa?

Dari sekian banyak cerita kegagalan, tidak sedikit orang yang berputus asa dengannya. Kebanyakan orang berfikir pendek, menganggap dirinya rendah, menyalahkan keadaan, bahkan sang Pencipta pun ikut disalahkan.

Lalu, terlintas pikiran-pikiran seperti ini :

"Mengapa dunia ini tak adil? Aku sudah berusaha sedemikian kerasnya tapi tak ada hasilnya!"
(bukan karna tak ada hasil, tapi Allah sedang menyiapkan hadiah terindah dari hasil kerja kerasmu di waktuNya jika kamu bersabar).

"Mengapa Allah tak mendengar doaku? Dimana Allah saat aku susah?!"
(Allah always be there for you. Tapi Allah ingin memberikanmu vaksin agar kau menjadi manusia tangguh dan kuat dalam keimanan kepadaNya)

"Banyak orang yg bilang aku adalah manusia yang tidak berguna!"
(Percayalah, Allah tidak pernah menciptakan satu makhluk pun yang tidak berguna. Coba sebutkan satu saja benda alam yg tidak memiliki manfaat!)

"Mengapa orang-orang yg tak beriman diberikan kesenangan, sementara yg beriman diberikan kesusahan?"
(Dunia hanyalah tipu daya, sementara akhirat itu kekal. Kesenangan dan kesusahan adalah ujian, apakah kau bersyukur dan bertakwa, atau kufur?)

Dan masih banyak lagi keluh kesah lainnya yg dilayangkan kepada sang Pencipta, Pengatur, serta Pemberi nikmat.

Seperti kata pepatah:
Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut disebrang lautan nampak.

Begitu banyak nikmat yg Allah berikan kepadamu. Tapi, mengapa hanya sebiji kesusahan yg terus kau lihat dan ratapi?

Kau diberikan kesempatan menghirup udara segar dipagi hari tanpa alat bantu, diberikan panca indera yg lengkap, tubuh yg sehat, lingkungan yg nyaman. Tapi, mengapa kau melemahkan jiwamu dgn memenuhi prasangka buruk kepada pemberi kenikmatan itu?

Jika ada yg menjatuhkan dan merendahkan dirimu, ingatlah:
- Roket merendah untuk melesat.
- Lompatan akan semakin tinggi jika diawali dengan merendah.

Semua pasti pernah merasakan kegagalan.
Semua pasti pernah merasakan kekecewaan.
Semua pasti pernah merasakan keterpurukan.
Semua pasti pernah merasakan ketakutan.

Bukankah itu adil?
Berdoalah dengan keimanan yg penuh, sebagaimana hadits yg ada dibawah ini:

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, melainkan Allah akan beri padanya tiga hal:
[1] Allah akan segera mengabulkan do’anya,
[2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak,
[3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.
Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.”
(HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)

Dengan keimanan melahirkan mental yang kuat dan jiwa yang sehat.

Lihatlah..
Betapa banyak orang atheis diluar sana tidak dapat bertahan hidup karna tidak disinari cahaya keimanan. Menganggap Tuhan tidak ada, tak ada yg peduli, hidupnya hampa tak bermakna. Hidup hanya untuk mati, tak ada tujuan mengapa harus menjalani hidup sedemikian rupa.

Berapa banyak orang agnostik diluar sana yg memilih kebebasan, berjalan tanpa arah dan tujuan, lalu terjerumus kedalam lubang hitam jalan yg dilaluinya.

Masihkah kau menghakimi aturan yg telah dirancang sedemikian rupa oleh sang Pemilik, Pengatur, dan Pencipta semesta alam ini?

Wednesday, June 13, 2018

Manusia berjubah Tuhan

Manusia terkadang lengah
Membiarkan dirinya terjebak dalam prasangka
Memposisikan dirinya sebagai Yang Maha Mengetahui
Membenarkan apa yang tidak diketahuinya
Mendengarkan bisikan dusta dari sang musuh

Tanpa sadar...
Tawa demi tawa dilayangkan dibalik jahannam
Tinta demi tinta tertoreh di catatan kirinya
Tega kah kau memakai jubah Tuhan, wahai manusia?
Tertulis didalam kitab suci, bahwa prasangka adalah dosa
Tapi, apakah kau memahaminya?

Iblis terjerumus karna congkak
Ia enggan mengikutiNya karna merasa lebih tau dariNya
Ia membenarkan apa yang tidak diketahuinya
Ironisnya, Tuhan tak sudi memberikan singgasanaNya
Ia terusir dengan amat terhina

Siapkah engkau sepertinya?

Friday, May 18, 2018

Manfaatkan bulan Ramadhan yang penuh berkah

Selama kau mampu, lakukan ibadahmu dengan semaksimal mungkin. Karna bisa jadi, ini adalah waktu terakhirmu dapat merasakan nikmat beribadah dalam kondisi sehat wal'afiat.

Wabillaahit taufiq wal hidayat...

Apalagi disaat bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, dimana semua pahala dilipat gandakan, pintu neraka ditutup, syaithan di belenggu, dan pintu syurga dan ampunan dibuka selebar-lebarnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya)

Sungguh sangat disayangkan jika Ramadhan hanya menjalankan kewajiban berpuasa, tanpa berlomba-lomba mencari pahala dan rahmat sebanyak-banyaknya.

Lalu, untuk apa merayakan hari kemenangan di saat idul fitri?
Untuk apa saling meminta maaf kepada sesama manusia, jika kau tidak meminta ampunan kepada penciptamu?
Apa yang kita dapatkan dan menangkan selama bulan Ramadhan?
Hanya lapar dan dahaga?
Hanya rasa puas karena melewati kewajiban berpuasa?

Think again, dear...
Allah menetapkan bulan Ramadhan karna Allah sayang sama kita.
Allah mau meng-obral pahalanya selama sebulan dalam waktu 1 tahun hanya untuk hambaNya yang percaya, beriman.

Jika kau beriman kepada-Nya, mengapa kau mengabaikan kebaikan-Nya?

Setiap hari, kau bisa menyirami rohanimu selepas sholat tarawih dgn kajian di masjid.
Setiap hari, pekerjaanmu terhitung pahala, bahkan tidurmu pun pahala, ibadahmu pun berlipat-lipat pahalanya.
Setiap hari, hatimu terasa tentram tanpa bisikan syaithan.
Setiap hari, kondisi tubuhmu akan semakin sehat karna manfaat puasa.

Lalu, nikmat Rabb-mu yang mana lagi yang kau dustakan?

Yuk, mulai mensyukuri dan memanfaatkan kebaikan yang Allah beri dengan memanfaatkan moment Ramadhan ini, agar idul fitri menjadi hari kemenangan yang sesungguhnya.

Barakallaahu fiikum...

Depok, 12 Ramadhan 1439 H / 18 Mei 2018

Ditulis oleh seorang wanita yang harus melewati pahala tarawih berjamaah karna tak ada mahram yang menemani 😂 #bukankode #tapisinyal

Tuesday, May 8, 2018

Menyikapi problematika perkembangan teknologi

Sadarkah kamu?

Di zaman modern ini, perkembangan teknologi kian melaju. Beberapa inovasi diciptakan untuk mempermudah pergerakan manusia.

Salah satunya adalah alat komunikasi seperti handphone dan jejaring sosial.

Handphone dan jejaring sosial sangat berpengaruh di segala aspek manusia. Bagaimana tidak? Alat ini dapat menggantikan pesawat terbang, mobil, motor, dll.

Tanpa perlu berkelana untuk menjalin relasi.
Tanpa perlu membeli buku-buku referensi.
Tanpa perlu datang ke majelis ilmu, sudah bisa live streaming dimanapun.

Disisi lain...
Ada kelemahan dibalik kemudahan yang ditimbulkan.
Kita terbiasa dengan gadget.
Kita melupakan orang sekeliling kita.
Kita lebih nyaman menyurahkan isi hati di status demi mencari perhatian orang.

Tanpa sadar...
Tidak semua orang peduli
Tidak semua orang berempati
Tidak semua orang berbelas kasih

Tolong, hentikan merendahkan dirimu
Jaga privasimu
Jaga kehormatanmu
Jaga nama baikmu

Jangan biarkan kemudahan berkomunikasi membuatmu lupa.
Bahwa kau hidup di dunia Allah, bukan dunia maya.

- Syarifah Leila R -

Friday, April 6, 2018

Allah maha pencemburu

Sadarkah kamu?
Allah itu maha pencemburu
Maka jangan pernah menanamkan rasa cinta melebihi rasa cinta kepada-Nya

Saat kamu mencintai sesuatu bukan karna Allah
Maka Allah timpa masalah demi masalah yang tak berujung
Dan tentunya masalah itu bersumber dari dunia yang kita cintai

Lalu, siapa yang mau kau salahkan?
Allah yang tidak mencintaimu?

Jika kamu mencintai seseorang, lalu orang itu berjuang untuk orang lain, bagaimana perasaanmu?
Lalu apakah kamu pantas dihakimi tidak mencintainya saat kamu marah dan cemburu?

Itu adalah sebuah perandaian...

Lalu, jika Allah cemburu dan murka kepadamu, apa karna Allah tidak mencintaimu?
Allah ingin kamu berpaling kepadaNya
Allah ingin kamu berpaling darinya
Dia yang sudah memalingkanmu dari sisiNya

Sadarlah, Allah sungguh menyayangimu

Wednesday, January 31, 2018

Dilema akhir zaman

Saat agama bukanlah prioritas...

Di akhir zaman ini, agama menjadi hal yg tabu untuk dibicarakan. Mereka yg mengaku beragama tidak mengakui kebenaran agama yang mereka anut. Menepis jauh-jauh aturan yang sudah dirancang Allah didalam kitab suci dan hadits Nabi Shalallaahu 'alaihi wassalam, hanya karna bertentangan dengan pemikirannya dan orang kebanyakan.

Yang jadi pertanyaan,
Apakah Allah memberikan aturan untuk memberikan kemudharatan kepada manusia?
Apakah Allah memberikan aturan tanpa sebab yang jelas?
Apakah kita lebih mengetahui dari Allah yang maha mengetahui?
Apakah ilmu kita sudah lebih luas dari ilmu Allah?

Bahkan di Alquran sendiri dijelaskan, lautan pun tidak mampu menjadi tinta untuk menulis ilmu Allah yg maha luas.

Lalu, apakah ilmu kita sudah lebih luas dari lautan menyaingi Allah?

Lalu, apa alasan kita menentang aturan Allah? Karena darurat? Bahkan definisi darurat adalah sudah tidak ada jalan yg bisa ditempuh untuk bertahan hidup.

Sudahkah pelanggaran yg kita buat masuk ke definisi tersebut?

Allah maha pengasih lagi maha penyayang. Allah memberikan aturan untuk kebaikan diri kita, baik di dunia maupun di akhirat. Yakin, percaya, dan bertawakalah kepada Allah.

Jika kebanyakan orang memilih jalan diluar ketentuan dan aturan Allah, apakah kita mau mengikuti mereka yg jelas durhaka kepada Allah?
Jika kebanyakan orang memilih jalan ke neraka, apakah kita tetap mengikutinya?

Pikirkan dan renungkan

Friday, September 2, 2016

Pacaran or Menikah?

Menikah muda?
Masih kuliah tapi udah nikah?

Asumsi kebanyakan orang :
1. Ih pasti orang kampung deh, nikahnya cepet-cepet.
    => Berarti orang kampung lebih mulia dong
2. Atau udah MBA (Married-Baby-Accident). 
    => Hati-hati fitnah lebih kejam daripada pembunuhan
3. Ih udah nikah, udah gak suci lagi. 
    => Justru menikah adalah ikatan suci, pacaran yang zinah aliaa KOTOR.
4. Atau udah ga tahan pengen cepet-cepet kawin ya.
    => Iya, udah gak sabar punya pahala lebih. Berzinah diganti dengan pahala. Maa syaa Allah.
5. Calon madesu (masa depan suram)
    => Allah akan mencukupkan rezekinya ketika ia menyempurnakan separuh agamanya.

Naudzubillah min dzalik...
Semakin bertambahnya zaman, semakin terbelakang pemikirannya. Orang banyak yang lebih memilih pacaran daripada menikah, dengan alibi "latihan" sebelum ke jenjang pernikahan. Bahkan sering dijumpai anak dibawah umur yg masih SMP, SMA, bahkan sd sudah berpacaran. Tak jarang pula yang sampai kebablasan sampai hamil.

Lalu, bagaimana menurut orang-orang yang menentang pernikahan muda?
Menurut mereka, pernikahan muda akan meningkatkan angka perceraian dan membahayakan kaum wanita secara biologis. 

Namun, apakah mereka tidak memikirkan angka aborsi yang kian meningkat pesat pula?
Bagaimana kondisi biologis mereka yang masih belia, sudah melakukan hubungan suami istri, bahkan sudah berani melakukan aborsi yang sangat mengancam nyawa mereka? Bukankah jauh lebih berbahaya?

Maka dari itu, bebaskanlah mereka yang memiliki niat suci itu. Pernikahan adalah jalan yang tepat dan suci, daripada pacaran yang tidak diakui agama dan hukum. Untuk masa pengenalan, banyak cara yang bisa dilakukan. Bisa bertanya dengan sanak saudara terdekat, atau bertukar biodata dan melakukan taaruf.

Pacaran hanya alibi untuk menghalalkan zinah. Syaithan selalu punya banyak cara untuk menjerumuskan manusia ke api neraka. Naudzubillaah min dzalik.

Tuesday, June 21, 2016

Hampir tidak pernah berakhir

Serpihan hati yang telah mati kini bangkit kembali
Mengumpulkan sisa nyawa yang telah terkikis
Terkikis oleh kebencian yang menyeringai
Kembali hidup demi membuat kesaksian
Kesaksian pilu di masa lampau
Menyusun lembar demi lembar cerita yang telah usang

Mencari nama yang dulu pernah ada
Mencari janji yang dulu pernah terabaikan

Dimana aku harus bersembunyi?
Dimana aku harus membunuhnya kembali?
Dimana aku harus menutup rapat-rapat pikiranku?
Dimana aku harus mengubur rasa yang mengusikku?

Yang kutahu...
Hampir tidak pernah berakhir
Hanya bersembunyi dibalik ilalang

Friday, February 12, 2016

Olokan Dunia

Oleh : Sharifah Leila .R.

Dua indera yang telah kebas terasa
Indera perasa hilang tak berjejak
Rasa dan penglihatan kini mati tak bertuan

Waktu seakan mengolok
Dunia yang enggan berpihak
Membiarkan jiwa hilang asa
Merenggut satu persatu perisai
Menusuk dalam relung hati yang tersisa

Bayang hanyalah fana
Menggoreskan luka di bagian yang sama
Mengoyak tanpa ampun
Meninggalkan raga hancur tanpa perisai
Seakan mati melawan nasib

Kini yang tersisa hanyalah kelabu
Drama demi drama kini dipertayangkan
Disaat kata tangguh dipertanyakan

Akankah fana menghancurkan asa?
Akankah timbul asa baru setelah fana mengolok?

Tuesday, December 29, 2015

Jalan Lurus

Ditengah aral yang meliuk-liuk
Aku tertatih dengan pakaian lusuh
Sisa kegagalanku menapaki hidup
Hasil jatuhku yang bertubi-tubi

Namun ada secercah cahaya menghampiriku
Menerangiku ditengah jurang nan kelam
Aku berdiri dengan tegap
Aku ikuti cahaya itu

Ada tangan yang menuntunku
Ada bisik suara yang menyejukkan hati
Ada ulasan senyum dibalk cahaya itu
Apakah itu engkau, Tuhan?

Aku belajar bangkit dari lubang hitam
Aku belajar berdiri tegap setelah jatuh
Aku belajar berlari ke depan, menatap cahaya
Aku belajar berjalan lurus, ditengah rayu sekeliling

Wahai Tuhan...
Aku percaya akan skenariomu
Aku percaya akan cahaya petunjukmu
Aku serahkan hidupku hanya di jalanmu

Sunday, March 30, 2014

SOS (Save Our Sharks)

Halohaaa~
Hari ini aku akan menceritakan sedikit isi seminar Deep and Extreme yang bertema "Save Our Sharks" dan Hiu Paus serta metode pemantauannya di TNTC (Taman Nasional Teluk Cendrawasih) di Jakarta International Expo tadi siang. Menurutku, ini termasuk seminar yang sangat menarik sekaligus penting banget buat di share demi menyelamatkan populasi hiu di muka bumi ini. Langsung cuss yuk~

Kalian udah tau belum, sekarang hiu udah hampir punah? Padahal hiu itu merupakan predator utama atau konsumen tingkat atas dalam rantai makanan. Bayangkan kalau hiu sampai bener-bener punah akan sangat berdampak pada keseimbangan ekosistem laut, terus akan terjadi blooming pada salah satu species yang akan mengakibatkan kekacauan pada rantai makanan dibawahnya, dan semakin lama satu persatu spesies lainnya akan ikut punah juga akibat blooming tersebut. Selain itu, hiu itu memakan ikan yang sakit. Bayangkan kalau hiu punah
Sekarang pertanyaannya, kenapa hiu bisa mau punah? Padahal kan hiu termasuk predator utama, otomatis ga ada dong yang memangsa doi? Jawabannya adalah karena ulah manusia. Sejak dahulu hingga sekarang bangsa cina sudah mempercayai sirip ikan hiu sebagai obat berbagai macam penyakit seperti kanker, obat awet muda, meningkatkan metabolisme tubuh, dan lain-lain. Maka dari itu, hiu sering sekali mendapatkan perlakuan yang kejam oleh para manusia dengan memotong sirip serta ekor hiu hidup-hidup dan membuang badannya ke dasar laut hingga hiu itu tenggelam dan mati gara-gara ga bisa bernapas! (sumpah, ngetiknya juga gak tega loh cungguh :"(). Coba deh lo bayangin, kaki sama tangan lo dipotong, trus badan lu dibuang ke laut! Gimana perasaan lo? Pasti lo bakal gentayangin tuh nelayan yang bunuh lo kan! (kesel sendiri).
Ternyata itu semua kontras sama kenyataannya. Menurut penelitian, daging hiu mengandung merkuri serta logam berat yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Terus kenapa hiu semakin punah, padahal kan hiu bukan termasuk inceran utama nelayan dan bukan makanan utama juga bagi manusia, sedangkan ikan lainnya yang menjadi inceran utama sebagai makanan pokok gak punah-punah? Jawabannya adalah karena hiu merupakan ikan yang memiliki pertumbuhan yang sangat lambat, hiu baru mulai matang sel reproduksinya sekitar umur 30 tahun dengan panjang 7-9m. Selain itu, hiu merupakan hewan jenis ovovivipar yang bertelur tetapi telurnya menetas di dalam rahim dan dilahirkan. Hiu sekali bereproduksi menghasilkan ratusan telur, tetapi hanya 1-2 embrio yang dapat bertahan hidup. Itulah sebabnya hiu gampang punah, karena memiliki tingkat populasi yang rendah.

Pada survey di Taman Nasional Teluk Cendrawasih membuktikan bahwa terdapat jenis ikan hiu paus yang ukurannya lebih besar daripada hiu biasa. Pada hiu paus terdapat corak totol pada tubuhnya yang memiliki 3 totol yang berbeda bentuk. Memiliki cara hidup yang sama dengan hiu biasa, hanya ukuran serta tubuhnya saja yang sedikit berbeda. Di TNTC mayoritas ditemukan sekitar 80% hiu paus jantan dan 20% sisanya adalah betina. Hiu paus juga dapat ditemukan di daerah tropis dan subtropis yang hangat kecuali laut mediterrania. Hiu paus bersifat mobile dengan biasa berimigrasi dari satu negara ke negara lainnya. Cara makan hiu paus berbeda dengan hiu lainnya, hiu paus memakan plankton, telur ikan, dan ikan-ikan kecil yang biasa berkelompok. Hiu paus ini bersifat filter feeder atau tipe pemakan "menyaring" makanannya dari air dan berenang lambat di dekat permukaan dengan mulut terbuka.

Nah udah yaa, sampai sini deh resume dari seminar deep and extreme tadi siang. Semoga bermanfaat yaa bagi kalian. Let's open our mind, eyes, ears, and heart. #SaveOurSharks

Monday, February 24, 2014

Hidup harus tetap berjalan

Berusaha melambung tinggi di atas awan tuk menggapai bintang
Tapi ku terhempas oleh angin
Berusaha menelaah isi samudera
Tapi ku terseret arus
Berusaha melangkahkan kaki sejauh mungkin
Tapi selalu terselungkup ke dalam jurang

Kadang terlintas di dalam pikiran
Omongan orang yang menjatuhkan
Kejadian-kejadian yang tak di harapkan
Omongan orang tua yang menyesakkan dada

Terkadang, hati kecilku meringis
Ingin sekali berteriak sekencang-kencangnya
Ingin rasanya berlari meninggalkan dunia ini

Tapi hidup harus tetap berjalan
Sepahit apapun skenario yang ku jalani
Seyakin itu pula Allah ingin memasukkanku ke dalam surga-Nya
Jika aku mampu melewatinya...

Tuesday, February 18, 2014

Sutradara terbaik

Tuhan sutradara terbaik
Dan kita, artis terbaik dan terpantas dimatanya
Kami, sosok makhluk hasil dari pertarungan jutaan sperma
Kami, sosok makhluk yang paling dibanggakan-Nya
Kami, sosok makhluk calon pemimpin dunia

Tapi kami......
Hanyalah manusia yang diciptakan memiliki hawa dan nafsu

Terkadang kami mengeluh atas skenario yang telah ditetapkan
Terkadang kami putus asa dengan alur yang kami tak harapkan
Terkadang kami bahkan lupa atas kebahagiaan yang engkau berikan
Terkadang kami hanya larut dengan masalah
Terkadang kami bosan dengan kehidupan yang datar
Terkadang kami mengacuhkan aturanmu

Tanpa menoleh berjuta kenikmatan yang Allah berikan
Tanpa mengingat bahwa Allah mengutus kami karna kami artis-Nya
Dan Allah percaya kami bisa menjalankan skenario-Nya

Wednesday, December 25, 2013

Pilih Dunia yang cuma sepermili-second or akhirat selama-lamanya?


Prof. Dr. Carl Sagan dari Universitas Cornell, dalam bukunya yang cukup populer, The Dragons of Eden (Random House, New York, 1977, dicetak ulang 2006), mengemukakan bahwa jika sekiranya usia alam semesta kita kompres menjadi satu tahun cosmic year, maka : Penciptaan alam semesta berlangsung tanggal 1 Januari, Galaksi Bimasakti baru terbentuk tanggal 1 Mei, Tatasurya kita muncul tanggal 9 September, Bumi kita yang kecil ini baru ada tanggal 14 September, Makhluk hidup pertama berupa mikroorganisme eksis tanggal 9 Oktober, Zaman dinosaurus berlangsung dari 24 sampai 28 Desember, Manusia baru tampil ke pentas sejarah pada tanggal 31 Desember pukul 23.00, dan Nabi Isa Al-Masih a.s. lahir empat detik yang lalu. Maka hidup kita yang diasumsikan 63 tahun ini apa? satu mili-second? atau satu nano-second? Bahkan dalam pengasumsian pun, kita selalu menemukan bahwa ternyata hidup kita ini pun begitu singkat. Selalu ada makna hidup yang tersirat dari sebuah sains. Beranilah menjalani kehidupan yang hanya sebentar, dan beranilah menyambut kematian yang akan menyahut secara tiba-tiba (Miftahudin, 2013).




Dari penataran diatas, aku tersadar. Aku pun mengakui bahwa waktu memang sangat cepat berlalu. Entahlah, tiba-tiba buku kuduk aku merinding. Aku sadar, dunia itu cuma selewatan doang. Akhirat lah yang kekal! So, kenapa kita terus mengejar dunia secara berlebihan dan menyepelekan masalah akhirat? Sering sekali sholat di nomorduakan, dan terus aja melakukan kegiatan dunia dengan beralasan *bentar dulu deh, ini lebih penting(. Harusnya sadar heeeey! -_- Benar-benar jadi renungan dan pukulan banget! Dan ini tercantum di dalam alquran looooh..... (ya karena para ilmuan juga nyontek dari alquran :p wehehe)

Monday, December 2, 2013

Sendiri di tengah kebisingan

Hanya ini yang bisa kulakukan
Disaat ku termenung sendiri, hanya jentikan tangnku lah yang dapat sedikit meringankan beban pikiranku
Dan hanya Tuhan lah yang mampu mendengar semua curahanku tanpa lelah
Curahan dari hambanya yang telah lelah dengan semuanya
Seakan ingin berteriak "Kapan semua ini berakhir?"
Seakan ingin menangis, tapi tak mampu
Ditengah keramaian orang, justru aku merasa sendiri
Hanya bayangannya lah yang mampu ku gapai
Entahlah, aku sudah muak dengan semuanya
Jika aku memiliki sebuah permintaan, maka aku akan meminta
Jangan pernah lahirkan aku di dunia ini, aku ingin bahagia di surga
Aku tak ingin mengenal manusia yang keji
Aku tak ingin mengenal dunia yang terkutuk ini
Aku tak ingin mengenal sosok ku yang egois ini
Aku tak ingin menjadi artismu, ya Allah...
Sadarkan aku, sadarkan aku!
Aku harus membuka mataku, aku harus belajar menerima walaupun sulit
Semua teori telah ku cerna, tapi entah mengingat teori lebih mudah dari praktiknya
Aku tak sanggup menjalani skenariomu, Tuhan...
Aku sudah muak dengan semua tipu daya muslihat dari dunia ini
Aku sudah muak dengan tingkah manusia yang semakin menjadi
Kapan kau akan mencabut tahta ku sebagai manusia?
Aku ingin cepat bertemu denganmu, ya Rabb...

Tuesday, October 22, 2013

Tuhan, ajarkan aku...

Tuhan...
Rasanya tak adil dunia ini
Tapi akupun tak kalah tak adilnya memperlakukanmu
Aku kembali kepadamu hanya ketika ku ingin mengadu
Tapi terkadang melupakanmu ketika aku sedang diurung kebahagiaan

Maafkan hambamu yang berlumur dosa ini
Maafkan aku yang selalu acuhkanmu
Maafkan aku yang selalu mementingkan duniaku
Maafkan aku yang tak henti meminta maaf kepadamu
Maafkan aku yang tak pernah mematuhi menurut perintahmu
Maafkan aku yang tak henti mengadu kepadamu
Maafkan aku yang selalu meminta dengan serakah kepadamu

Tapi....
Memang hanya engkau tempatku mengadu semuanya
Memang hanya engkau tempatku meminta
Memang hanya engkau tempatku mencurahkan airmata ini
Memang hanya engkau tempatku bersandar dari segala kepenatan ini
Kepenatan yang tak kunjung berhenti

Terkadang aku sering berpikir
Apakah aku pantas mengadu kepadamu?
Apakah aku pantas menjatuhkan butiran airmata ini?

Disaat ribuan orang diluar sana masih lebih berhak mengadu kepadamu
Disaat semua nikmat yang telh kau berikan kepadaku
Hanya secuil goresan di hati, secuil masalah yang tak penting
Aku menangis, mengeluh, dan mengadu

Tuhan...
Ajarkan aku sebuah ketegaran
Ajarkan aku sebuah keikhlasan
Ajarkan aku sebuah kesabaran
Ajarkan aku bagaimana menjalani hidup ini 
Ajarkan aku arti dunia ini

Agar aku lebih menikmati semua alur skenariomu
Agar aku dapat mengerti lebih dalam arti kehidupan ini
Agar aku dapat lebih mensyukuri semua garis yang telah engkau tetapkan

Sunday, October 13, 2013

Hujan kau ingatkan aku tentang satu rindu, dikala senja dan kamu...

Di kala itu, senja tiba. Hujan pun semakin semangat membasahi kota ini. Kota dimana aku menuntut ilmu dan mencari segudang pengalaman disana. Disaat itu, aku baru saja pulang kuliah di universitas ternama di kota Jatinangor. Hujan semakin gencar membasahi tubuhku. Akhirnya aku berhenti sejenak di sebuah warung tenda dekat kosanku berada. Pikirku, berharap ada malaikat turun dari surga membawakan payung untukku dan membawaku ke surga dan tak pernah kembali ke dunia yang kejam ini dan segera bertemu dengan Allah. Aku rindu sekali dengannya. Ah, hanya khayalku saja... Selalu saja aku memikirkan hal yang tidak-tidak seperti itu. Tapi tak lama kemudian, khayalanku ternyata tak sekedar khayal. Sosok malaikat itu datang. Sosok malaikat berwujud pangeran gagah perkasa berkacamata lewat di hadapanku dengan mmbawakan payung.

Ya allah.............................. Bangunkan aku dari tidurku ini!
Dia lewat di depanku. Lantas dia menawarkan payung itu untukku. Seakan seperti berada di suatu cerita dongeng atau novel-novel fiktif yang sering ku santap. Ah, senja, hujan, Jatingangor, dan dia. Itu selalu membekas dalam hidupku. Kita berada pada satu payung, dan bayangan kita berdua pun menjadi satu. Semakin dekat, membuatku semakin nyaman ada di dekat dia. Entahlah, hanya dengan dia aku bisa merasa senyaman ini. Setelah sampai di pertigaan kosan dia, dia memberikan payung itu untukku. Dia rela diterpa hujan demi melindungiku engan memberikan payungnya untukku, dan dia menerobos hujan yang tak tega membasahi sekujur tubuhnya itu. Oh god.... Is he an angel? It's the most wonderful moment that I have ever! :') *agak lebay dikit*

Auranya yang menenangkan, peringainya yang mampu membuatku terkesima, dan dia adalah seseorang yang sangat berbeda dengan orang-orang yang aku kenal sebelumnya. Itulah point-point yang membuatku begitu dalam mengaguminya, dan akhirnya 'mungkin' timbul lagi benih cinta di hatiku yang masih dalam masa pemulihan ini. Dia tak hanya baik kepada orang yang dia sukai, tetapi dengan semua orang yang ada di sekitarnya. Karena itulah, sulit membaca isi hati dia.

Hujan....... Senja........ Dan kamu!